i hope U
AssWw… Ternyata cover bisa menutupi segalanya..Aku salut dengan org yang bisa menghargai isi dibandingkan dengan sampul luarnya saja…Apakah aku bisa seperti itu??? Menilai org tidak hanya dari sisi luarnya saja…Aku belajar n terus belajar….ternyata menarik juga…kuperhatikan setiap org ternyata begitu variasi dan penuh warna…dari cara dia berbicara, bersikap, cara diamnya dan apapun…ada sisi yang terbuka dari penilaian dan cara pandangku…org bisa menutupi segalanya…begitupun aku…cara kita bersikap terhadap orang yang satu berbeda dengan sikap kita terhadap org yang lain…
Aku sendiri heran…
- mengapa ada orang yang selalu kurang puas dengan keadaannya sekarang?
- mengapa ada orang yang terus memperindah kulitnya dibandingkan kecantikan yang berada didalamnya??(padahal sisik itu akan dibuang, n daging itu akan dimakan.)?
- mengapa ada orang yang merasa benar dalam hidupnya, n menganggap orang lain sesat?
- mengapa ada org yg bisa membenci temannya, terlebih musuhnya?,
- mengapa ada orang yang tidak bisa bahagia apabila saudaranya berbahagia?
- mengapa ada org yg ingin diperhatikan oleh jagat raya demi sebuah pengakuan?
- mengapa banyak ada org yang hanya melihat kulit duren dibanding isinya yang manis(sebuah pengandaian yg aneh..ko duren dibawa2 sih?.)
- mengapa ada orang yang ingin menjatuhkan saudaranya sendiri demi sebuah kepuasan diri?
- mengapa ada seorang ibu yang tega membiarkan anak2nya mengemis untuk menjadi seorang peminta-minta?
- Mengapa ada orang yang lebih menghargai sebuah jabatan dibandingkan kerja keras yang tulus?
- Mengapa ada orang yang menganggap sebuah prinsip yg berbeda merupakan suatu sudut pandang yang ekstrim dan tabu???
- mengapa ada orang yang cenderung memperhatikan kekurangan orang lain dibandingkan dengan kekurangan dirinya sendiri??
- mengapa ada orang yang berani menampilkan keindahannya dihadapan orang banyak?
- dan mengapa ada orang yg begitu santainya berbicara tanpa merasa menyakiti rekannya???
- dan yang terakhir(sebenernya msh banyak pertanyaan)…Untuk apa kita hidup di dunia ini?
- Apakah hanya untuk menikmati indahnya tempat ini?
- Apakah hanya untuk memperoleh kesenangan? apakah hanya untuk memperoleh gelar yang didamba2kan?
- apakah hanya untuk memperoleh kerja dan gaji yang mapan?Apakah tidak ada yang lain???
- hanya untuk disinikah hidup kita???
- Apakah hanya untuk menikmati weekend untuk melepas lelah setelah seminggu bekerja penuh dan padat??
Ya Allah…banyak pertanyaan yg ku utarakan…dan intinya Allah itu Maha Kuasa…keren lint? semoga olint diberi rasa takut dan harap…Ya Allah berilah rahmatMu…Amiin…
wasalam
Dzihni firuz
November 26th, 2005 at 5:54 am
Justru itu, kalo nggak gitu, gak rame…Sekecil apa pun peran kita, kita sebetulnya sudah mewarnai dunia dan kehidupannya, sadar atau tidak sadar, kita “berarti” untuk kehidupan orang lain. Begitu juga sebaliknya, orang lain telah mewarnai hidup kita, sekecil apapun peran mereka. Bahkan, sebuah pertemuan singkat yang kemudian berlalu begitu saja, tanpa kata, tanpa pembicaraan…Tapi, karenanya kita bisa menjadi bijaksana, bukan begitu??
Afwan ya kalo tiba-tiba nyelonong ngasih komen…tergelitik aja untuk ngasih komen.
November 27th, 2005 at 7:31 am
pertanyaan point 3 .. betul2 deh kealaman ama saya .. iya kenapa ya ada orang yg kayak gitu .. meski seiman ;-? ..
heraan banget, dan kalo mereka diprotes mereka ga ngerasa, malah menuduh balik.. ih ga ngerti deh
puntennya lint jadi pengen curhat gini.. hehe,
“ya 4JJ perlihatkan kepada kami jalan yg lurus!”
wasslam
November 29th, 2005 at 2:10 am
Wah…kalo itu sih emang harus bijak nanggapinnya, musti sering-sering ber-dialog…saya pun sering ngalamin, tapi argumen kita juga memang harus kuat…sebetulnya semakin lama kita ber-dialog, semakin ketemu “benang merah” nya kok
February 16th, 2006 at 11:08 pm
AssWw…
Soal poin 3,
Yang olint tau…perbedaan adalah Rahmat..dan itu sunatullah…cuman semoga aja kita gak berbangga2 dengan golongan2…karena islam bukan golongan…tapi Rahmat bagi semesta Alam…
coba mengutip Qs.Ar-rum 30:30-31
ayat 30:
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah),tetaplah atas fitrah Allah yang telah Menciptakan manusia menurut fitrah itu.Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.(Itulah) Agama yang lurus, tetapi manusia tidak mengetahui”
ayat 31:
“dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepadaNya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah”
ayat 32:
“yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka”
…Ayat diatas menjadi bahan perenungan kita…Mohon maaf atas kesalahan…Kesalahan berasal dr olint pribadi. Dan kebenaran datangnya dari Allah…
Ada tambahan??atau koreksi??
wasalam