Si KEciL

Alit…nama sosok anak kecil yang bertubuh mungil…”nama yang sesuai” dalam hatiku berbicara..Tak aneh lagi…satu dari sekian sosok anak kecil yang terpilih untuk merasakan betapa beratnya kehidupan yang dihadapinya…Kota Metropolitan yang telah menuntut setiap orang untuk mencari kebutuhan hidup yang semakin modern. Namun tidak untuk seorang Alit..Anak kecil itu kira-kira berumur antara 3 sampai 4 tahun..Ia sering tertidur..

Sepulangku dari kampus, aku sering melewati pusat perbelanjaan yang tak mungkin aku hindari lagi…trotoar yang kini sudah harus dilewati orang2 yang berjalan untuk menuju suatu tempat,kini sering ditiduri oleh sejumlah anak kecil yang bernasib sama dengan alit..

Suatu hari ketika sang surya sedang berada tepat di atas kepalaku..aku berniat untuk membeli suatu barang pesanan ibuku…kebetulan kampusku berada di pusat keramaia n kota Bandung.Kampusku tak jauh kira-kira berjarak 100 meter dengan mall..kebetulan aku ditemani oleh salah satu sahabatku Nina…

Ketika aku dengan Nina melewati trotoar itu, aku melihat Alit yang sedang terbaring dengan sebuah kaleng bekas untuk tempat uang pemberian orang-orang yang lewat ke trotoar…Seperti biasa, ketika aku berjalan dengan Nina, kami selalu bercerita tentang hal apapun yang terjadi, namun ketika nina sedang asik-asiknya bercerita, konsentrasiku langsung beralih kepada alit…tanpa sepengetahuan nina, dia tak menyadari bahwa teman yang diajak untuk berdialog tidak sedang menyimak pembicaraannya…Nina begitu asik dengan ceritanya..dalam hatiku“Ya…Allah..panas-panas begini ko masih ada seorang ibu yang tega untuk membiarkan anak kecilnya terpanggang di bawah teriknya panas matahari”..Namun kami berdua hanya melewatinya dan aku pun kembali untuk menyelaraskan dan menyimak apa yang Nina bicarakan tadi…tanpa memikirkan Alit kecil itu…

Itulah hidup….setiap org memiliki kapasitas persoalan masing2….tinggal bagaimana setiap individu menyikapinya….Alit adalah satu dari sekian banyak yg memperoleh keadaan seperti itu…

Wasalam

Dzihni Firuz

Leave a Reply