Learn

AssWw…
Bulan Ramadhan…ga tau kenapa jadi teringat ama bulan itu…sejenak aku kembali memasuki dimensi itu…30 hari dijalani…sebulan sebelumnya aku senang dan bersemangat…ingin sekali tiba bulan ramadhan…
Kali ini aku ingin membicarakan tentang seorang bapak…(gibah ih!!…-eh sabar dulu…olint kan ga nyebutin siapa orgnya…n ga berusaha mebicarakan sesuatu yang negatif)..Beliau seorang ayah, mungkin umurnya sekitar 40-50 tahunan..aku sendiri gak terlalu menilik..anggap saja beliau bernama bapak fulan. Orang bilang karena beliau sering memelihara burung sebagai hewan peliharaannya, jadi orang sering menyebutnya bapak fulan manuk…(manuk bahasa sunda nya burung..)…hehe cukup menggelitik…itulah yang namanya istilah…banyak org yang dengan mudahnya mengganti nama panggilan sesuai dengan kebiasaan objek yang dipanggilnya..kebayang aja kalo ada yang memelihara kucing…bisa2 orang banyak memanggilnya bapak fulan ucing…anehnya lagi aku punya tetangga yang kerjanya di bagian PLN (perusahaan Listrik Negara)…jadi orang bilang…Wah bapak “fulan PLN” ngadain syukuran dirumahnya…padahal nama aslinya sangat bagus…ternyata kebiasaan bisa merubah atribut..
Kembali kepada topik yang akan dibahas…Setiap malam, bahkan sebelum bulan ramadhan…Aku terbangun dari tidurku…entah kenapa…kadang aku langsung membuka mataku dari tidurku…dan kulihat jam di HP ku ternyata masih jam 2 pagi…sekitar ku sepi…kadang aku sempat iseng…ingin melihat saudara2ku (adik dan kakak2ku tidur)…aku sempat melihat masing2 wajah mereka…dalam hatiku aku tersenyum…hehe ternyata wajah alami seseorang bisa kita lihat ketika mereka sedang tidur…wajah yang sangat polos dan apa adanya…yang tidak dibuat-buat…aku menengok adikku…aku tersenyum wah begitu nikmatnya adikku tertidur…serasa tidak ada beban yang difikirkan…dan kemudian aku kembali ke kamarku…terduduk dan mencoba untuk mengembalikan kesadaranku sampai penuh…(mesti “on” dulu…)…setelah beberapa waktu…aku mendengar sayup2 suara org sedang mengaji…aku mencoba fokus…jam 2 lebih 15 menit..siapakah beliau? Kebetulan rumahku dekat dengan lingkungan masjid..sehingga ketika diadakan pengajian pun bisa aku dengar walaupun dari rumah…Malam itu begitu hening, terasa nyaman, tak ada suara yang gaduh yang sering kudengar ketika siang…sangat berbeda…aku kembali kepada perkiraanku akan suara itu…sepertinya bapak fulan manuk,,,(maaf emang panggilannya kaya gitu…)…Subhanallah…aku sendiri sempat termenung, ingin tersenyum sambil menangis…Disaat semua tertidur lelap…Beliau masih terjaga untuk menyempatkan diri mengaji…(jadi merinding gini…)…aku cukup tergugah olehnya…ternyata masih ada orang yang selalu mengingatNya…Namun bukan hari itu saja..keesokan harinya  bahkan hampir setiap hari aku selalu mendengar beliau mengaji…
Kembali aku kepada aktivitas ku…aku seolah2 terpanggil untuk melakukan sesuatu…kulupakan rasa kantuk ku…dan aku mulai melakukan sesuatu…hingga adzan subuh pun tiba…
Kembali pada bulan ramadhan, aku sudah terbiasa dengan suara beliau…karena aku tak bisa melihatnya dari rumah..aku hanya bisa mendengar…Suasana ramadhan terasa berbeda,,,dini hari itu pun aku terjaga dan sambil tidur mataku terbuka…aku mendengar suara beliau kembali..setiap hari selama bulan ramadhan, beliau tak lupa menghidupkan speaker untuk mengumumkan dan membangunkan warga sekitar  untuk saur, yang sebelumnya beliau pun mengaji.…suara yang khas dan cukup lantang. beliau selalu mengeluarkan kata2nya “ASSALAMUALAIKUM…IBU-IBU GEURA SAUR,,,HUDANG TI KASUR…NUJU KADAPUR…NYADIAKEUN SAUR….KEUR BEKEL KA LIANG KUBUR…SAUR…SAUR..”.Ya Allah sungguh mulianya nama Mu…sehingga masih ada  seseorang yang masih terus mengingatMu, atas izinMu beliau sempat membangunkan warga sekitar untuk saur….akhirnya aku mendengar ibuku memanggilku…ternyata ibuku pun terbangun…”Lint…siap2 bentar lagi saur…”…dan aku pun terbangun walau sungguh rasa kantuk itu benar2 ingin mengalahkanku dan menyuruhku “lint tidur aja…10 menit lagi…olint masih capek”…tapi aku harus melawan itu semua…dan aku menyahut “iya bu..aku akan ke bawah”…dan aku pun menuju dapur untuk menyiapkan hidangan saur beserta ibuku…ketika itu waktu pun masih jam 2  lebih 10 menit…yah hidangan sih tinggal dipanaskan dan disajikan…sisanya masih ada waktu….imsak masih lama…aku pun kembali ke atas menuju kamarku…dan aku melakukan sesuatu….tak terasa sudah jam 3…aku bingung…ingin apa…perasaan kecilku memanggil…”Lint kayanya kalo ke atas loteng asik deh ” ntah kenapa malam itu aku ingin ke atas loteng..padahal hari2 sebelumnya aku mana berani ingin ke atas sendirian….tapi suasana ramadhan itu yang terasa berbeda…dan aku pun memberanikan diri…aku menuju ke atas loteng…dan kubuka pintu menuju luar di atas rumahku…dan ketika itu…SUBHANALLAH….aku terpana…aku menangis…ntah aku menangis karena apa….kulihat ke atas langit….”Ya Allah….sungguh besarnya kuasaMu…”kulihat bintang…begitu banyaknya…sempat kuhitung tapi akhirnya aku mengalah…karena begitu banyaknya….sungguh indah malam itu…aku tak merasakan takut sedikit pun….tak ada siapapun di atas itu…hanya aku dan kesendirianku ditemani ayat2 ciptaan Allah dialam semesta ini….bintang2 yang sangat indah…malam yang terang…dan kulihat lampu2 yang menerangi setiap rumah dari kejauhan…rumah yang berada di gunung/bukit sana…dalam hatiku aku bertanya…”sedang apa yah mereka disana? Apakah sama sepertiku…melihat ke atas langit yang penuh cahaya bintang?…” subhanallah…aku tak bisa berkata apa2 lagi…malam itu benar2 indah…malam di bulan Ramadhan…diiringi tangisku akan ciptaanNya…tangis yang mengisyaratkan rasa kekagumanku akan Sang Pencipta….sungguh tak akan kulupakan malam itu…
Mungkin sekitar 30 menit aku berada di atas, dan ternyata ibuku baru menyadari akan ketiadaanku di bawah…Beliau memanggilku untuk menemaninya…akhirnya keluarga dan saudara2 ku ternyata sudah terbangun dan siap dengan santapan saur….
Dalam hatiku aku berdoa semoga bapak fulan manuk memperoleh kebaikan di dunia dan di akhirat…semoga beliau menjadi ahli surga…amiin…karena aku tersentuh akan beliau…dan saat itu aku memperoleh pelajaran….terima kasih ya Allah atas keindahan alam ciptaanMu…dan juga atas keindahan sikap dari makhluk ciptaanMu…yang membuatku untuk belajar…dan belajar…W(^_^)W

Wasalam
Dzihni firuz

One Response to “Learn”

  1. micduaribudua Says:

    ini mira lint.. ya ampun olint teh.. langsung ketawa da pas baca “fulan manuk” :D kebayang muka olint pas nulis itu:) pasti bodor..
    iya lint.. kerasa.. sering pas pulang malem dr suatu acara.. cape.. kepala udah penuh.. g jarang perasaan lagi BT.. tapi pas turun dari angkot.. jalan.. tiba2 pengen banget ngeliat langit.. ternyata subhanallah.. mungkin hanya bintang yg semua orang juga tau ada bintang di langit malem.. atau cuma bulan yg semua org tau klo malem pasti ada bulan.. tapi subhanallah.. lebih dari cukup buat membuat bibir ini tersenyum.. haru..
    indah bgt.. dan seketika kepenatan pun hilang..
    mungkin bisa jadi salah satu tips buat menghilangkan BT.. lihatlah langit malam.. walau mungkin g ada bintang atau bulan.. awannya udah cukup indah:)
    setuju ukh???

Leave a Reply