may marrow

Mereka
yang dulu kukenal semakin jauh dan menghilang entah kemana…saat ini
memang waktu dimana aku belajar untuk menjadi sosok yang
sendirian…Memang, secara kasat mata aku berada diantara ribuan
makhluk…namun kini ketika semua tak ada dan sepi…hanya aku dan
kesendirianku…dan akupun semakin bisa mendengar apa yang seharusnya
aku lontarkan dari dalam ini..Yah kalau kemarin ku dengar dari
seseorang, bahwa kita akan menempuh beberapa fase dalam kehidupan…dan
kini akupun mengalami satu fase dalam satu momen kehidupan
disini…semua yang dulu terlihat jenaka,, saat ini terasa begitu
dingin,, seakan semua orang terlelap dalam tidurnya yang panjang….aku
sendiri dikelilingi oleh beberapa pertanyaan…kemanakah mereka
pergi,,dan dimanakah kini?…waktu itu aku dengan polosnya menyatakan
diri bahwa setiap pemikiran kita adalah satu..dan kita berjalan dalam
misi yang sama dalam mencapai visi yang telah disepakati…Namun
semakin berjalannya waktu…kebersamaan itu luntur dan semakin
membentuk bahwa kita mempunyai pribadi yang sangat berbeda…entah
aku yang menganggap itu berbeda ataukah memang aku harus mengkoreksi
penilaianku ini?…ah sebenarnya ini bukanlah masalah yang
serius…namun aku hanya ingin mengangkat salah satu yang aku sempat
fikirkan didalam benakku…memang kehilangan bukan berarti mereka
menghilang…namun mungkin secara alaminya aku seperti itu dan tak
pernah aku menyengajakan diri untuk jauh…sebenarnya aku tak pernah
merencanakan niatku ini sampai aku seperti ini…aku hanya berjalan
sesuai keadaan yang aku hadapi…dan aku tak ingin diam dan terus
terpaku dengan keadaan yang sama seperti kita dahulu…tapi tahukah
mereka? Bahwa aku tak akan pernah melupakan moment2 dimana aku pernah
berada diantara mereka…dan saat ini aku sedang mengenang itu…tapi
aku sama sekali tak pernah menyesali dengan semua yang terjadi baik
dahulu maupun saat ini…bagiku semua yang dihadirkan untukku dalam
hidupku ini adalah hal yang terindah bagiku dalam menempuh
pembelajaran…dirimu menuju jalan A dan dirimu yang lain bercanda
ria dan ingin beristirahat hingga waktu yang belum direncanakan kapan
akan beranjak…bahkan kulihat dirimu yang lain sangat menikmati
dengan perjalanan yang semakin jauh dengan kebersamaan kita…aku
tahu…bahwa ini adalah fitrah…karena perbedaan itulah yang
menjadikan kita lebih bermakna….semua yang sama dan monoton malah
akan membuat kita bosan…tapi perbedaan itulah yang membuat kita
semua menjadi berwarna…tapi bolehkah aku mengungkapkan sesuatu? Aku
sering dilintasi oleh pemikiran2 yang sempat membuatku terdiam.
Kawan…seandainya kematian itu datang kepadamu sejam mendatang
dari saat ini…apakah yang akan kita lakukan?
” Aku mungkin
mengira  bahwa salah satu dari kita akan mengucapkan beribu kata maaf
kepada para kerabat, namun adapula yang mengungkapkan perasaan yang
selama ini terpendam…dan tak ku pungkiri mungkin pula ada satu
kejadian dimana waktu satu jam itu dipergunakan untuk bersenang2
karena kesempatan itu hanya sejam…dan sisanya kita akan menerka
bahwa saat selanjutnya adalah saat yang paling menakutkan….mungkin
dalam kuantitas sedikit atau banyak ketika diantara kita memilih
untuk bertaubat…

Huh…ngapain
sih ngebahas soal ini? Seperti aku tuh seorang pemikir yang begitu
berat…seolah2 berbagai beban berat menumpuk diatas kepala.
Tenang….aku hanya berfikir ko, dan aku sendiri tak merasa terbebani
dengan ini semua…bahkan aku sedang menikmatinya….

Pernah
selintas seseorang berkomentar tentang sahabatnya yang mengalami
metamorfosa hidup…walau dia belum menjadi seekor kupu2 dengan sayap
yang berpola indah…namun yang tak ku mengerti sedikit pun seorang
sahabat bisa menjadi seorang kritikus yang tajam dengan perubahan
yang terjadi dengan sahabatnya itu…dia tak menerima dengan
perubahan dari seekor ulat untuk mejadi tahap kepompong…bagi dia
sahabatnya itu menjadi seorang yang sangat asing…aku sempat
tersenyum dengan cerita ini…yah kalau mereka tahu…setiap orang
pasti punya pilihan…dan mungkin kepompong itu sudah memikirkan
panjang dengan pilihannya…tapi kalau mereka tahu bahwa perubahan
itu bukan atas kehendak pribadi seekor ulat…namun itulah sebuah
jalan yang mungkin memang harus dia tempuh untuk mengalami
metamorfosa…

Kemarin
aku mendengar cerita dari seorang sahabatku, ada yang menilai
tentangnya dan berani untuk mengeluarkan pendapat bahwa sahabatku itu
adalah orang yang berbeda dengan sekitar…dan aku bertanya
Memangnya apa yang berbeda dengan ini semua? Toh kamu adalah
kamu dengan jalanmu….ada apa dengan mereka yang sibuk akan apa yang
kita jalani?? Trus ketika kamu dikatakan asing dan berbeda…apa
pendapatmu???
” dan sahabatku berkata “Aku hanya bilang
kalau aku berusaha ingin menjalankan apa yang memang menjadi aturan
sebuah pedoman yang kita yakini dan mengikuti teladan apa yang
seharusnya kita teladani…apa ada yang salah??”
…yah itulah
kita sebagai manusia…manusia yang memang sibuk mencari kesalahan
orang lain,,,tapi tak sedikitpun ingat bahwa masih banyak urusannya
yang keteteran….”Ya sudah, kamu senyum saja selagi kamu bisa
senyum
” tambahku…yang malah menjadi bahan diskusi kami berdua
adalah mengapa kita sendiri yang mengaku yakin dengan apa yang kita
pilih malah seakan menganggap asing dengan aturan yang seharusnya
kita jalani…ya sudah….tenang saja…yah wajar ko…tak semuanya
orang menjadi orang pilihan….yah kita berusaha aja menjadi orang
pilihan….walau kita tak punya kuasa atas itu semua…tapi kita
berusaha untuk mencari kehendak sang Maha Kuasa…

Teman….pagi
ini aku sedang mengingat masa2 itu….dan aku berharap semoga
teman2ku………ZzZzZ…sensor..(ga semuanya org mesti tau…n yang
pasti de bes 4 all of u ma pren wattthhchaau…nda muddeng nih…ya
sudah lah…smakin kesini smakin…CUT—udahan…dah pagi)

Wasalam

Dzihni
firuz

Leave a Reply