wan moment

Berpaling
pada suatu keadaan…dunia ini begitu menggiurkan…memang!! Ketikaku
terdiam membisu, semua berteriak memekik telingaku…banyak yang
menawarkan hal yang indah semu…bahkan begitu manisnya menggoda
dengan bujuk rayu…sering aku bertanya…Siapa yang berbicara itu??
Kadang dia begitu manis…tapi aku tahu bahwa dia membohongi aku…aku
ingin bangkit…bahkan aku ingin menemukan sesuatu yang ingin
kucari…tapi suara itu begitu memekik…aku harus keluar dari wadah
ini…tapi aku belum bisa…kucari dan terus kucari…namun ah apa
daya?? Keinginanku pun tak boleh berlebihan…justru itulah hal yang
kasat  dan sangat tipis….tentara yang seharusnya aku
kendalikan…malah berubah menjadi liar…Fikiran apa ini??kadang
sering loncat kesana kemari….benar juga….perumpamaan tokoh SUN GO
KONG memang seperti fikiran kita yang sering loncat dengan
liar…ehm…kini akupun tersenyum…entah apa maksudnya…memang
akhir2 ini semua yang berada di dalam ini terasa begitu
lekatnya…dahulu aku seperti orang yang tak acuh dengan ini
semua…tapi sekarang mungkin aku dihadapkan dengan hal seperti
ini….karsa yang didalam…ketika semua yang asing tak mengenaliku
sama sekali…namun aku percaya bahwa ada yang mengawasiku setiap
hari, mungkin dengan pencatatannya mengenai tingkah lakuku…Sungguh
aku malu…mereka yang asing tak sanggup untuk paham…kelalaianku
akan ini semua…bahkan pemikiran dan rencana yang tak sama sekali
mereka ketahui…aku sendiri ingin sekali menghilangkan hal yang
buruk itu dari benakku…yang tak kasat mata….namun bagi yang
dikehendakiNya untuk melihat dan merasakan qalbu ku…mungkin beliau
bisa melihat betapa aku seperti ini adanya…Ya Allah, hanya
pertolonganMu lah aku bisa bertahan….aku sangat butuh…tapi jika
ini bukan saatnya, kuatkanlah aku…karena aku tak ingin diperbudak
oleh keinginan2 liar itu…yang membawaku semakin jauh dariMu…

Beberapa
pekan terakhir ini….aku mendapat kembali sebuah hikmah yang sangat
berharga…terimakasih ya Allah…^_^….ada sebuah kalimat yang
beliau lontarkan yang sempat membuatku berfikir dan merenung…”Katanya
ingin taubat…taubat ko pake nawar…”
merasa kita adalah
orang yang paling malang sedunia…dengan didatangkannya ujian
hidup…sering kita mengedepankan rasa keluhan “kenapa yah Tuhan
memberikan ujian yang begitu berat kepada ku
”…yah memang
benar juga sih…manusia dengan segala keluh kesah…sudah diciptakan
tapi banyak tawar menawar…ehm…”coba deh kita berkunjung
kepada saudara kita yang terkena musibah bencana alam…harta benda
nya ludes dan habis…sanak keluarga meninggal terkena reruntuhan
bangunan gempa, setelah melihat itu…apa kita masih bisa dibilang
orang yang paling malang di dunia???padahal kita masih diberi
keluarga yang lengkap…
”…ehmmm…Ya Allah terimakasih…semua
perkataan yang beliau lontarkan itu semua atas izinMu sehingga aku
bisa menjadi belajar dan lebih belajar…entah apa kita bisa kuat
ketika kita dihadapkan dengan persoalan yang sama dengan saudara2
kita disana…Allahualam bis shawab…tapi aku sempat tersenyum
ketika beliau berkata…”ujian seperti cacing aja kita sudah
banyak mengeluh, belum dikasih ujian sebesar naga
”…yah
kalimat itu seperti membuat aku semakin lebih diberi kekuatan
motivasi kembali, n semangat untuk menjalani ini semua…

Aku
kini mulai yakin, bahwa yang terjadi denganku ini tak lain berasal
atas izinNya…dan aku dipertemukan dengan sebuah tempat yang belum
pernah aku temui sebelumnya…tempat aku mencari jawaban dari
pertanyaan2 yang dari dulu aku ingin sekali mencari jawaban
itu…sebuah pencarian…aku sempat tergetar akan sebuah kalimat yang
pernah diucapkan oleh seseorang…”ketika kita ingin mencariNya,
percayalah Allah tidak akan pernah membiarkan kita …asal kita
sungguh2 ingin berjalan menujuNya,,
,”…dan imam Ali ra pernah
berkata “Jangan kau mencari kebenaran dari manusia, temukan dulu
Al-Haqq, baru engkau akan temukan siapa yang berada di atasnya

…seperti yang aku dengar celotehan2 orang2 yang mencap bahwa ini
adalah bid’ah lah, atau aneh lah, karena seperti filsafat
bla..bla…bla…(aku hanya tersenyum akan pendapat orang yang belum
mengenal tetapi sudah menjudge yang mereka sendiri belum masuk
kedalamnya…hanya bisa berkomentar dan mengkritik,,namun menguasai
pertandingan pun tidak, dan aku berpegang akan kalimat disuatu hadist
tinggalkanlah hal2 yang meragukanmu menuju hal yang tidak
meragukanmu
”—walau kalimatnya ga sama, tapi aku tak ingin
menjadi orang hanya menjudge tanpa tau apa yang dikritisinya…hanya
melihat kulit tanpa melihat esensi,,,walau aku sendiri masih jauh
akan pemahaman,tapi aku tak ingin terjebak oleh nalar yang merupakan
akal dari jasad ini…) dan aku pun teringat oleh perkataan dari
seseorang “apakah dengan kita membenci sesuatu/seseorang akan
menjadi jaminan kalau kita akan tersucikan
??”(yah walau kadang
kita  membenci sesuatu, tapi kadang kita ga tau kalau ternyata
sesuatu yang kita benci itu malah Allah mencintainya
” ..…disana
aku belajar dari sumber pedoman yang menjadi hakim dari penghidupan
(Al-Quran) dan Al-hadist…bukan berasal dari definisi2 yang
dibuat…namun itulah yang membuatku semakin ingin mencari dan terus
mencari…

Ya
Allah..jika ini memang jalan yang Engkau ridhoi…maka bantulah aku
untuk terus berjalan…karena aku yakin…bahwa Allah tak akan
menyesatkan orang2 yang mencariNya dengan sungguh2…dan ampunilah
atas doa2ku yang aku tidak ketahui hakikatnya…

Dan
berilah rahmat kepada orang2 yang telah memberikanku pelajaran
hidup,walau secara hakikatnya semua datang dariMu…amiin ^_^

Wasalam

Dzihnfiruz..

Leave a Reply